Ditengah Ujian Berlangsung, Listrik SMKN 4 Padang Diputus PLN

BAGIKAN:

facebook twitter pinterest line whatapps telegram

Oleh xxx
Rabu, 17 Juni 2009 16:00:59 Klik: 2296

Ditengah-tengah kebutuhan pemakain listrik dalam kesibukan menghadapi ujian kenaikan kelas (I dan II) serta persiapan menghadapi penerimaan siswa baru (PSB) SMK Negeri 4 (SMSR) petugas PLN kota Padang unit Bandar Buat, kecamatan Lubuk Kilangan Padang memutus hubungan listrik ke sekolah ini, rabu (17/6) disaksikan sejumlah guru dan karyawan SMK Negeri 4 Padang.


Diputusnya arus listrik ke SMK Negeri 4 Padang oleh petugas PLN dikhawatirkan akan menyulitkan sekolah dalam menghadapi proses pembelajaran yang dalam bidang studi komputer sekolah ini memiliki 6 (enam) labor dengan kapasitasn 150 unit komputer dengan siswa pengguna sebanyak 512 siswa (kelas I, II dan III) setiap minggunya belum lagi kebutuhan kantor tata usaha di sekolah, ujar Yulinafri salah seorang guru multi media memberi penjelasan, rabu (17/6) di SMK Negeri 4 Padang.


Kepala SMK Negeri 4 Padang diwakili Wakil Kepala Bidang Sarana, Musnijar, saat dikonfirmasi perihal pemutusan aliran listrik ke SMK Negeri 4 Padang, membenarkan bahwa sekolah sejak bulan Maret Sd Juni 2009 menunggak pembayaran 5.200.000,-. 


Saat ditanya kembali kenapa bisa menunggak sebesar itu, menurut Musnijar sekolah sejak beberpa bulan lalu telah mondar mandir ke dinas pendidikan untuk minta persetujuan pembayaran listrik karena bebannya terdapat dalam anggaran rutin sekolah tahun anggaran 2009 yang hingga saat belum cair, bahkan di sekolah ini sudah dua bulan telepon juga mati dan internet tidak jalan karena anggaran telepon juga belum turun. Beberapa waktu lalu sekolah menalangi pembayaran sebesar Rp. 2.587.000,- untuk bulan Januari – Februari yang diambil dari Uang Komite namun belum mencukupi untuk pelunasannya.


Saat didesak apa solusi yang dilakukan sekolah menghadapi PBM dan lebih-lebih PSB dengan sistem On-linenya tahun pembelajaran 2009/2010, menurut Musnijar pihaknya akan kembali menggunakan dana Uang Komite Sekolah untuk sementara dan mendesak Dinas Pendidikan Kota Padang untuk segera merealisasi pembayaran sejak Januari hingga Juni 2009 agar sekolah kelompok seni budaya yang Cuma ada satu di Sumatera ini bisa kembali memanfaatkan listrik untuk PBM, PSB On-Line dan kebutuhan sehari-hari hari.


Kebutuhan listrik SMK Negeri 4 Padang perbulan Rp. 1.300.000,- (Rp.15.600.000,- / tahun) sementara yang dianggarkan Dinas Pendidikan Padang untuk tahun ini Cuma 7.443,000,-. Dengan demikian akan terjadi kekurangan sejumlah Rp. 8.157.000,-


 

 
Berita Aktual Lainnya

Video Pilihan


Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ...

Film Surga Untuk Mama Karya Siswa Multimedia SMKN 4 ...

Terakhir

LAUNCHING BLUD 28 SMK SE SUMATERA BARAT

Profil Jurusan Desain Komunikasi Visual SMK N 4 Padang

Kemeriahan HUT ke 78 RI di SMKN 4 Padang

Profil Kompetensi Keahlian Animasi 2021

Membuat Kalimat Capaian Pembelajaran di SISFO SMK4 ...
Login
Username:

Password:

  Registrasi?
Advance
Selamat Datang :
Guest(s): 0
Member(s): 0
Total Online: 0
NISN
test