Menyampaikan Pesan Melalui Garis dan Warna ?

Oleh Muharyadi
Senin, 02 Oktober 2006 13:00:26 Klik: 3439 Cetak: 61 Kirim-kirim Print version download versi msword
Siapa mengira kalau dengan melukis, karya seseorang bisa bertualang kesejumlah daerah di Indonesia, bahkan hingga ke Jerman. Itulah yang dialami pelukis muda Sumbar, Zirwen Hazry (37 tahun) yang namanya kini tercatat dalam peta senirupa serta berbagai event bergengsi nasional dan internasional beberapa tahun belakangan. Zirwen satu diantara puluhan pelukis muda asal Sumbar saat ini yang mampu bergulat di wilayah kreativitasnya dengan karya-karya terbaik, penuh estetis dan artistik dalam merekam berbagai dinamika kehidupan sosial ditengah-tengah masyarakatnya , baik bersumber dari persoalan kemiskinan/kesenjangan sosial dan kehidupan lain melalui bahasa ungkap garis dan warna-warni.

Sebagai pelukis dan pekerja seni, Zirwen bertutur lewat komposisi, struktur lukisan, garis dan sapuan warna-warni sebagai sarana komunikasi antar sesama insan di muka bumi ini, jelasnya.

Pada karya-karya pelukis kelahiran Payakumbuh, 21 Maret 1968 yang alumni SSRI/SMSR (SMK 4) Negeri Padang dan senirupa IKIP Padang tahun 1996 itu terlihat kecendrungan realis-simbolis. "Saya mencoba memahami dan merefresentasikan fenomena masyarakat sebagai bahasa utama kerja lukis-melukis, tinggal bagaimana publik dan penikmat seni menghayatinya,"? ujar Zirwen lagi.

Dan, sejumlah pameran bergengsi pernah diikuti Zirwen diantaranya di Galeri Nasional, Jakarta (2001, 2003 & 2004), Pentagona di Bumi Minang (2003), Finalis Asean Art Award (2003), Philips Morris Art Award (2003 & 2004), Sumatera View Demokracy Embassy Office Medan (2004), Festival Minangkabau 2004, Multi Sub Culture di Berlin, Jerman (2004) dan lainnya. (arm)

Harian Pagi Padang Ekspres, Minggu 22 Mei 2005

 
Berita Tokoh dan Seniman Lainnya
. In Memoriam KASMAN KS, PEMATUNG MODEREN ITU KINI TELAH TIADA
. Senyum Lukisan Monalisa Dah Ketemu!
. Van Gogh Pelukis Sensasional
. Kesederhanaan yang Serius pada Lukisan Dwi Agustyono
. Menimbang Lukisan Konservasi Amrianis
. Kejelian Amrianis dalam Menangkap Ide
. Al-Quran Menjadi Tema Sentral Lukisan Syaiful Adnan
. Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA. Pendidikan Seni Penting
. Oesman Effendi Menggugat Seni Lukis Indonesia
. BUNG KARNO dan SENI RUPA
Login
Username:

Password:

  Registrasi?
Select One Theme :
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 2

No Members are currently logged in.
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>       01 02 03 04
> 05 06 07 08 09 10 11
> 12 13 14 15 16 17 18
> 19 20 21 22 23 24 25
> 26 27 28 29 30    



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Cari kegiatan...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Links Exchange






RSS




Nama*
Email
Pesan*
Code
   *wajib diisi

Arsip Berita
April 2005
Mei 2005 20 
Juni 2005
Juli 2005
Agustus 2005
September 2005 10 
Oktober 2005
Nopember 2005
Desember 2005
Januari 2006
Februari 2006
Maret 2006
April 2006
Mei 2006
Juni 2006 10 
Juli 2006
Oktober 2006
Februari 2007
Maret 2007
April 2007
Mei 2007 10 
Juni 2007
Juli 2007
Agustus 2007
September 2007
Oktober 2007
Nopember 2007
Desember 2007
Januari 2008
Maret 2008
Mei 2008
Juni 2008
Juli 2008
September 2008
Nopember 2008
Januari 2009
Februari 2009
Maret 2009
Juni 2009
September 2009
Desember 2009
Januari 2010
April 2010
Mei 2010
Juli 2010
Agustus 2010
September 2010
Juni 2011
Oktober 2011
Nopember 2011
Februari 2012
Mei 2015
Mei 2017
Mei 2018